Desa Konstruksi Hijau: Mahasiswa Berdampak Hadir di Penggaron Kidul
Program Mahasiswa Berdampak: Pemberdayaan Mahasiswa Badan Eksekutif Mahasiswa Tahun 2025 dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) resmi hadir di Kelurahan Penggaron Kidul, Kecamatan Pedurungan, Kota Semarang. Program ini mengusung tema “Desa Konstruksi Hijau” dan dilaksanakan mulai September hingga Desember 2025.
Kegiatan ini diinisiasi oleh kolaborasi Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Teknik (BEM FT) dan Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ekonomika dan Bisnis (BEM FEB), dengan tujuan untuk memberdayakan masyarakat serta mendorong pembangunan berkelanjutan di tingkat desa.
Melalui program Desa Konstruksi Hijau, mahasiswa diharapkan mampu menghadirkan solusi nyata dalam bidang lingkungan, infrastruktur hijau, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Beberapa fokus kegiatan meliputi:
- Edukasi pembangunan ramah lingkungan dan efisiensi energi.
- Penerapan konsep konstruksi hijau dalam skala desa.
- Pemberdayaan UMKM melalui manajemen bisnis berkelanjutan.
- Penguatan peran pemuda dan masyarakat dalam menjaga lingkungan sekitar.
Program ini juga diharapkan mampu mempererat hubungan antara perguruan tinggi dengan masyarakat, sekaligus menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengasah keterampilan kepemimpinan, kerja sama, serta kepekaan sosial.
Dengan adanya Mahasiswa Berdampak 2025, Kelurahan Penggaron Kidul diproyeksikan menjadi salah satu model desa binaan yang menonjolkan nilai inovasi, keberlanjutan, dan kolaborasi dalam pembangunan.